Karakter Pohon Trembesi
Berperan sebagai peneduh monumental dalam ruang terbuka hijau. Kanopinya yang melebar horizontal menciptakan naungan luas dalam radius besar dari satu pohon saja. Ia menjadi pilihan utama untuk jalur hijau kota, taman nasional, atau kawasan konservasi.
Ukuran & Spesifikasi
- Ukuran saat ini: lingkar batang 60 cm
- Tinggi dewasa: 15-25 meter
- Lebar kanopi dewasa: 20-30 meter atau lebih
- Karakter akar: sangat kuat dan luas, sisakan jarak minimal 6-8 meter dari bangunan
- Daun: hijau tetap sepanjang tahun, menutup di sore hingga malam hari
Penempatan Ideal
Tanam trembesi di lahan sangat luas seperti taman nasional, kawasan konservasi, atau jalur hijau kota berskala besar. Gunakan sebagai landmark monumental di area publik yang butuh naungan maksimal dari satu pohon. Hindari lahan sempit karena kanopinya bisa melebar sangat jauh saat dewasa.
Saran Kombinasi Tanaman untuk Pohon Trembesi
- Pohon mahoni: sesama pohon peneduh besar untuk program penghijauan skala luas.
- Rumput gajah: groundcover luas di bawah kanopi trembesi yang teduh.
- Palem raja: variasi tinggi sebagai pelengkap barisan pohon besar di tepi area trembesi.
Perawatan Pohon Trembesi
Siram rutin dua kali seminggu pada tahun-tahun awal penanaman sampai akar establish. Tempatkan di lahan terbuka luas dengan sinar matahari penuh dan ruang tumbuh memadai. Berikan pupuk NPK setiap 3-4 bulan pada masa pertumbuhan awal. Pastikan jarak tanam sangat lebar mengingat kanopi dewasanya bisa sangat besar.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
- Kenapa trembesi disebut pohon tidur?
Karena daunnya menutup secara alami di sore hingga malam hari dan membuka kembali di pagi hari.
- Apakah trembesi bisa ditanam untuk naungan lahan sempit?
Tidak disarankan, karena kanopi trembesi dewasa bisa melebar puluhan meter. Lebih cocok untuk lahan sangat luas seperti taman nasional atau jalur hijau kota.
- Seberapa cepat trembesi tumbuh?
Pertumbuhan trembesi relatif cepat untuk ukuran pohon besar.



