Karpet taman yang menutupi ruang kosong pada desain taman umumnya menggunakan rumput jepang atau menggunakan rumput gajah mini. Jika ruang kosongnya luas dan memang difungsikan untuk ruang interaksi memang cocok ditanami rumput. Namun jika tidak ditujukan untuk ruang interaksi dan hanya untuk menutupi tanah saja maka menanaminya dengan rumput akan terkesan monoton.

Menghindari kesan kaku dan monoton dalam desain taman, kami beri pilihan penutup tanah yang cocok taman anda:
1) Arachis Pintoi / Kacang-kacangan
Tanaman ini identik dengan tanaman kacang, hanya saja akarnya tidak menghasilkan kacang. Ia tumbuh mejalar, dengan cepat menutupi tanah seperti karpet hijau. Bunganya yang kuning tersebar rata di atas hamparan karpet hidup menghilangkan kesan monoton. Terik matahari dan minim penyiraman tidak akan menghentikan pesonanya.
2) Wedelia
Tumbuhan ini seperti krokot, daunnya tebal berbulu berwana hijau pekat, menjalar menutupi tanah dengan bunga kuning cerah. Meski tahan kekeringan tapi wedelia lebih suka tempat teduh agak lembab. Kesan hutan hujan tropis akan mencolok jika memilih wedelia sebagai tanaman penutup tanah.
3) Ubi Hias
Daunnya besar berwarna hijau keemasan cocok menjadi pilihan penutup tanah yang tidak berwarna hijau tua. Ubi hias tidak mudah mati, disirami seminggu sekali pun ia tetap sehat sentosa.


